Situs resmi Adiwarman A. Karim Penanam Modal Malaikat
YOU ARE HERE: Home

Penanam Modal Malaikat

E-mail Print PDF

Saudara, pada edisi-edisi sebelumnya telah dibahas bahwa menggunakan pinjaman dari bank, baik berupa kredit maupun kartu kredit merupakan hal yang tidak dianjurkan, untuk membiayai usaha yang baru mulai.

Salah satu alternatif cara yang bisa kita andalkan, adalah menggunakan Supplier’s Credit. Kini, Adiwarman Karim, Presiden Direktur Karim Business Consulting, menerangkan cara lain yang bahkan bisa lebih mendukung usaha kita. Mari kita simak bersama.

 

"Saudara, kalau kita memulai usaha, maka di dalam prakteknya, usaha yang baru dimulai ini selalu ada resiko yang besar. Untuk itu kita harus meminimalkan resiko ini dengan cara, pertama, memilih yang resikonya kecil. Misalnya kita memilih jenis usaha perdagangan, di mana tidak ada biaya awal untuk membuat barang, karena kita hanya melakukan jual beli.

Penekanan resiko selain dengan memilih jenis usaha yang akan dilakukan, antara lain juga bisa dilakukan dengan mendapatkan Supplier’s Credit. Dengan hal ini, kita dapat mengambil barang dari supplier dan membayarnya belakangan, sehingga menekan biaya operasional, seperti yang dijelaskan Adiwarman Karim berikut ini.

"Kedua, yang kita gunakan untuk membiayai overhead cost. Kalau supplier’s credit tadi kita gunakan untuk membiayai barang-barang dagangan kita, dan meminimalkan biaya barang persediaan kita, maka kita mungkin perlu modal kerja lagi untuk membiayai overhead cost kita, biaya operasional kita. Membayar gaji, atau transportasi ke sini dan ke sana, nah ini bagaimana cara kita memenuhinya, yang sedapat mungkin kita penuhi dari apa yang disebut sebagai angel investor. Jadi ada investor malaikat, yang tidak mengharapkan pengembalian yang segera dari uangnya. Nah angel investor ini memang sulit kita bayangkan kalau kita belum terjun sendiri ke dalam bisnis ini. Tapi kalau kita sudah terjun ke dalam bisnis ini, mudah-mudahan ada saja orang yang mau menjadi angel investor."

Bagaimana menyakinkan orang untuk menjadi angel investor kita ,dan bagaimana agar diri kita juga tetap disiplin dalam berbisnis?

"Ini berawal dari sikap kita, perilaku kita sehingga orang percaya pada kita, sehingga dia mau membiayai, walaupun tidak banyak, yaitu dana awal untuk biaya operasional. Dan untuk angel investor ini, paling baik adalah kita mendapatkan bantuan dan mengembalikannya pada jangka waktu yang cukup panjang, tanpa ada pengembalian lebih apapun. Tapi itu biasanya tidak fair, dan tidak mendidik kita dalam mengembangkan bisnis kita. Karena kita hanya mendapatkan pinjaman dan mengembalikan apa adanya. Ini sama sekali tidak mendidik jiwa bisnis kita. Oleh karena itu, angel investor ini selayaknya kita lakukan dengan cara melakukan bagi hasil. Nah bagi hasil yang kita lakukan ini bukan sekaligus pengembalian pokoknya, karena ini akan membuat persoalan bagi biaya operasional kita. Tapi kita bagi hasilkan dari bagian keuntungan kita, yang pokoknya nanti baru kita kembalikan setelah kita mendapatkan akumulasi keuntungan, yang mana akumulasi keuntungan ini akan menggantikan uang dari angel investor."

Satu lagi hal krusial yang mesti diperhatikan, adalah menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita ini.

"Hal yang paling penting dalam kita menjaga hubungan dengan angel investor, adalah kepercayaan. Artinya kita harus selalu membuka komunikasi yang lancar dengan angel investor, dan menceritakan perkembangan bisnis kita apa adanya. Dalam komunikasi ini, satu hal yang harus dihindari, ketika kita berkomunikasi dengan angel investor, isinya adalah keluhan, keluhan dan keluhan. Kita harus menunjukkan kepada angel investor, bahwa kita selalu optimis, bahwa bisnis yang mereka ikuti ini adalah bisnis yang potensial, yang menjanjikan, dan kita optimis untuk melaksanakan bisnis tersebut.

Penjelasan Presiden Direktur Karim Business Consulting, Adiwarman Karim mengenai cara-cara untuk mendukung usaha kita, yang salah satunya menggunakan angel investor. Pada episode berikutnya akan dibahas mengenai bagaimana cara menjalin hubungan yang baik dengan angel investor ini.

[aji : aji @ mediacorpradio.com]

Penanam Modal Malaikat
 

Latest News


Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Popular


Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Polls

Bagaimana Penerapan Bank Syariah Di Indonesia?