Situs resmi Adiwarman A. Karim Penyimpangan Pada Rencana, Hal Biasa
YOU ARE HERE: Home Media Radio Penyimpangan Pada Rencana, Hal Biasa

Penyimpangan Pada Rencana, Hal Biasa

E-mail Print PDF

Menjelaskan 4 sikap yang harus kita miliki dalam menghadapi penyimpangan dalam rencana keuangan kita.

 

Saudara, masih berkaitan dengan usaha kita dalam mengelola aset dan kebutuhan kita, sebelumnya kita telah membahas mengenai perencanaan dalam memasangkan atau mencocokkan, antara kebutuhan mana yang menjadi prioritas, dan aset mana yang akan digunakan untuk memenuhinya. Namun saat pelaksanaannya, merupakan hal yang lumrah jika terjadi penyimpangan.Adiwarman Karim, Presiden Direktur dari Karim Business Consulting, menjelaskan 4 sikap yang harus kita miliki dalam menghadapi penyimpangan dalam rencana keuangan kita.

“Pertama prinsipnya adalah, yang namanya perencanaan, selalu ada penyimpangan. Jadi jangan kecil hati jika apa yang kita rencanakan meleset. Namanya juga perencanaan, pasti ada penyimpangan. Tapi ini lebih baik daripada tidak ada perencanaan sama sekali, karena ibaratnya menyetir mobil tanpa adanya indikasi apapun. Kalau perencanaan itu dari awal kita sudah sadar akan ada penyimpangan, tapi masih lebih baik daripada kita tidak tahu apa yang akan kita lakukan dengan aset kita. Jadi perlu kita pahami, siap mental dari awal untuk hal tersebut.”

Berikutnya, adalah menyiapkan diri untuk mensiasati penyimpangan tersebut. Di sinilah kita harus kreatif dan realistis untuk menjalankannya.

"Prinsip kedua adalah karena kita pahami perencanaan tersebut akan menyimpang, maka kita harus membuat contigency plan dan menyikapi penyimpangan tersebut. Misalnya kita rencana naik haji tahun, ternyata investasi kita tidak memenuhi sehingga kita tidak bisa naik haji tahun ini, atau ongkos naik haji naik sehingga tidak bisa dilakukan. Prinsip yang kedua adalah bagaimana menyikapi apabila terjadi penyimpangan seperti yang telah kita sampaikan tadi."

Artinya kita tidak boleh terlalu kaku dalam menjalankan rencana semula itu. Dengan demikian kita masih bisa mencapai tujuan meski harus melakukan beberapa penyesuaian.

"Oleh karena itu prinsip yang ketiga adalah, kita harus fleksible sebenarnya. Kita harus fleksibel dalam memanage aset-aset tersebut, dan kita juga harus fleksibel dalam hal membuat perencanaan kebutuhan-kebutuhan kita. Artinya kita harus fleksibel, kalau kenyataannya seperti ini, ternyata terjadi penyimpangan, maka kita sikapi misalnya yang tadinya kita investasi dalam bentuk rumah, tanah atau mobil, tapi karena ada perubahan kalau kita harus jual, ya kita jual. Atau deposito 12 bulan, ternyata ada penyimpangan, kita butuh uangnya sebelum 12 bulan, ya kita break, kita putuskan depositonya sebelum waktunya. Ini adalah prinsip yang ketiga, yaitu fleksibel."

Meski fleksibel, bukan berarti kita menyimpang jauh dari rencana awal. Harus ditetapkan pula lebar toleransi yang bisa kita berikan, supaya rencana awal tetap tercapai meski setelah adanya penyesuaian.

"Prinsip yang keempat adalah, hendaknya flekibilitas ini tetap mengacu pada rencana awal. Jadi ibarat kita menggambar sebuah garis, itu adalah sebuah rencana, sedangkan apa yang terjadi adalah penyimpangan-penyimpangannya, bisa jadi ia adalah keluar dari garis yang sana, belok kiri belok kanan, tapi tetap saja fleksibilitas itu harus tetap kita jaga, pada garis yang sama. Jadi kalau kita gambarkan, itu ada satu garis yang lurus, kemudian ada garis yang keluar-keluar, turun naik dari garis tersebut, tapi yang kita jaga adalah penyimpangan, jadi ada range atau batas toleransi, di mana penyimpangan-penyimpangan itu dapat kita sikapi."

Itulah 4 prinsip dalam menghadapi penyimpangan dalam perencanaan, yaitu membentuk sikap mental siap akan adanya penyimpangan, kedua membuat rencana darurat, ketiga bersifat fleksibel, dan ke-4 adalah memantau penyimpangan tersebut agar tidak melenceng terlalu jauh dari rencana awal kita, seperti diterangkan oleh Presiden Direktur Karim Business Consulting, Adiwarman Karim, yang berkedudukan di Jakarta dan Singapura.

May 29, 2006 [aji : aji @ mediacorpradio.com]

Penyimpangan Pada Rencana, Hal Biasa
 

Radio Singapur Siaran Indonesia

1. Ajari Anak Anda Cari Duit Sendiri Play Download this file
2. Controlled Pain Sebagai Cara Efektif Kelola Keuangan Keluarga Play Download this file
3. Falsafah Controlled Pain Tumbuhkan Kreativitas Play Download this file
4. Kemas Ide Bisnis Anda Play Download this file
5. Manfaatkan TemanAnda Play Download this file
6. Merencanakan Berhutang Play Download this file
7. Rencanakan Pengeluaran Anda Setiap Awal Tahun Play Download this file
8. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak1 - Membeli Itu Sebagian Jiwa Berbisnis Play Download this file
9. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak2 - Keluarga Dan Sekolah Sebagai Pasar Bisnis Si Kecil Play Download this file
10. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak3 - Ketika Bisnis Si Kecil Gagal Play Download this file

Kemilau Hati | radioalazhar.com

1. Amal-amal Khusus Play Download this file
2. Dibalik Bukit Uhud Play Download this file
3. Doa Meminta Hujan Play Download this file
4. Empat Intisari dari 4000 Hadist Play Download this file
5. Empat Pengakuan Dusta Play Download this file
6. Empat Perkara yang baik dan yang Buruk Play Download this file
7. Indah nya dengan Sedekah 01 Play Download this file
8. Indah nya dengan Sedekah 02 Play Download this file
9. Kedermawanan Abdurrahman bin Auf Play Download this file
10. Kedermawanan Sosial Play Download this file
11. Keistimewaan umat Nabi Muhammad SAW Play Download this file
12. Lima Hal Negatif dalam Mengumpulkan Harta Play Download this file
13. Lima Penawaran Hati Play Download this file
14. Memuliakan Tetangga Play Download this file
15. Salah Alamat Play Download this file
16. Sedekah Dalam Berbisnis Play Download this file
17. Sesuatu yang ajaib 01 Play Download this file
18. Sesuatu yang ajaib 02 Play Download this file
19. Syukur dalam Sempit Play Download this file
20. Yakin atas pertolongan Allah Play Download this file
21. Zakat 1 Play Download this file
22. Zakat 2 Play Download this file

Statistics


Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_stats/helper.php on line 77

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_stats/helper.php on line 83

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_stats/helper.php on line 89

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_stats/helper.php on line 106
Members : 83163
Content : 154
Web Links : 6
Content View Hits : 664865

Who's Online

We have 25 guests online

Latest News


Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_latestnews/helper.php on line 109

Popular


Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Warning: Creating default object from empty value in /home2/adiwarma/public_html/modules/mod_mostread/helper.php on line 79

Polls

Bagaimana Penerapan Bank Syariah Di Indonesia?