Situs resmi Adiwarman A. Karim Islamic Finance Summit 2007
YOU ARE HERE: Home Media Magazine Islamic Finance Summit 2007

Islamic Finance Summit 2007

E-mail Print PDF

ADIL [Ekonomi] |No. 11, 08 - 21 Maret 2007

Penghargaan untuk Gairahkan Keuangan Syariah. Perkembangan industri keuangan syariah memang pesat. Akan tetapi, masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, utamanya soal profesionalisme.


Keterangan Piala KBC Award

Matahari (The Rising Sun) di paling atas : menunjukkan bahwa

keuangan syariah saat ini diibaratkan matahari yang sedang terbit.

Lengkungan di tengah : menunjukkan bulan sabit.

Logo KARIM dl paling bawah : menunjukkan identitas perusahaan.

Optimisme terhadap masa depan industri keuangan syariah harus terus diba­ngun. Oleh sebab ittt, berbagal upaya perbaikan dan pembaharuan perlu dilaktikan. Salah satu cara untuk memupuk ghirah (se­mangat) tersebut adalah melalui pemberian apresiasi atas kinerja para pelaku industri keuangan syariah di Tanah Air.

Karim Business Consulting (KBC) terma­suk salah satu lembaga yang konsisten dalam menghidupkan tradisi ini. Meski penghar­gaan dari KBC bukanlah yang pertama dan satu-satunya, namun pengharg-aan ini menjadi istimewa karena bisa memancarkan aura bagi industri keuangan syariah untuk terus berkembang secara profesional.

Hal yang membedakan event penghar­gaan kali ini dengan penghargaan KBC sebe­hunnya adalah adanya dua keunikan. Perta­ina, penilaian penghargaan ini dilakukan berdasarkan dua metodologi sekaligus, yaitu metodologi mysteryshopping, dimana para staf KBC menjadi nasabah dari berbagai bank syariah, dan metode customer survey. Di Indo­nesia, penggimaan dua metode ini sekaligus baru pertama kalinya dilakukan.

Penghargaan ini diberikan pada perban­kan syariah untuk aspek kinetja keuangan dan kualitas pelayanan; asuransi syariah untuk aspek keuangan; dan penghargaan khusus untuk beberapa kategori yang disatn­paikan baik kepada bank syariah, asuransi syariah, maupun lembaga pembiayaan syariah. Penilaian kinerja keuangan bank syariah dilakukan atas 3 Bank Umum Syariah dan 19 Unit Usaha Syariah dengan parameter profitabilitas, efisiensi, risiko, dan pertumbu­han aset produktif maupundanapihakketiga.

"Untuk kualitas pelayanan, yang kita ukur adalah bagaimana pelayanan customer servicedan kasirnya, kenyamanan kantornya, tempat shalatnya, bahkan toiletnya," kata Direktur Utama KBC Adiwarman Karim. Untuk menghinclari conflict ofinterest dan bias dalam penilaian, karena beberapa bank syariah yang dinilai merupakan klien KBC, maka KBC bekerjasama dengan DEKA Marketing Research membuat penelitian secara independen supaya penilaiannya obyektif.

Adapun untuk lembaga asuransi syariah, selain menentukan best risk management untuk asuransi jiwa (life) maupun asuransi umum (general), juga ditentukan perusahaan asuransi yang paling inovatif dan yang paling dikenali masyarakat (Top of Mind)."Ada dua hal yang menggembirakan. Pertama, saat kita lakukan penelitian tentang keadaan masyara­kat terhadap bank syariah, ternyata bank syariah menempati urittan keempat dari selurult bank yang ada cli Indonesia. Kita melakukan risetnya di tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, dan Surabaya dengan responden 531 orang," tutur Adiwarman.

Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap bank syariah saat ini sudah cukup tinggi. "Yang kedua, yang juga menggembirakan, bukan saja awareness publik yang meningkat, akan tetapi kualitas pelayanan dari bank-bank syariah juga sudah sama seperti kuaiitas layanan bank-bank konvensional yang terbaik," tambahnya. Jadi, kalau kita ambil empat bank konvensional yang terbaik kualitas pelayanannya lalu dibandingkan dengan bank syariah, tingkat kualitas pelayanannya akan terlihat sejajar.

Menurut Adiwarman, untuk tahun 2007, produk-produk syariah yang akan marak antara lain kartu kredit syariah, KPR syariah, dan pembiayaan kendaraan bermotor. Jadi ketiga hal itu bisa jadi merupakan pilar industri keuangan syariah pada tahun ini. Selain itu ada juga pilar dari UKM (usaha kecil dan menengah syariah) serta trade finance syariah yang diharapkan bisa mendorong industri keuangan syariah di Indonesia.

Memang, tidak mudah mengembangkan sistem syariah yang terbuka, berkeadilan, transparan, dan dapat diandalkan untuk menggerakkan sektor riil. Gempuran dari sis­tem ekonomi konvensional yang bertubi-tubi memang bisa melemahkan sistem dan sema­ngat untuk membesarkan ekonomi syariah.

Namun optimisme ini harus tetap dijaga. Oleh sebab itu, penyelenggaraan Islamic Finance Summit ini selain dapat tnenjadi acuan dan barometer bagi industri keuangan syariah cli Tanah Air, juga diharapkan bisa mening-katkan semangat baik pelaku maupun regulator untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme kinerja dan rasa kebersa-maan dalam memajukan industri keuangan syariah di masa depan. • dni

Mana Saja Bank Syariah dengan Kualitas Pelayanan Terbaik

Bank dengan Kualitas Pelayanan Terbaik (Secara Keseluruhan)

#

PermataBank Syariah

Bank Niaga Syariah

Bank Bukopin Syariah

Bank dengan Customer Service Terbaik PermataBank Syariah
Bank dengan Pelayanan Kasir Terbaik Bank Niaga Syariah
Bank dengan Petugas Keamanan Terbaik Bank Niaga Syariah
Bank dengan ATM Ternyaman Bank BNI Syariah

Bank dengan Kantor Ternyarnan

Bank DKI Syariah

Bank dengan Musholla Ternyaman

Bank Muamalat Syariah

Bank Bukopin Syariah

Sumber: KARIM Business Consulting

Islamic Finance Summit 2007
 

Statistics

Members : 24251
Content : 153
Web Links : 6
Content View Hits : 413448

Who's Online

We have 16 guests online