Situs resmi Adiwarman A. Karim Inspirasi
YOU ARE HERE: Home Media Magazine Inspirasi

Inspirasi

E-mail Print PDF

Adiwarman A. Karim, Sukses Kembangkan Karim Business Consulting (3Habis)

2008, Buka Kantor di London. Tak jarang, usahanya mentok dan ditolak mentah-mentah oleh calon klien. Menurut Karim. setiap kali menawarkan pro­posal.

September 2001. Karim
Bussiness ConsultIng
resmI beroperasi. Itulah titik
awal Karim daiam
mewujudkan mImpinya
mensyiarkan ekonomi Islam
dl dunla. Seperti apa?


LILIS ROHANAH,
Jakarta

 


Tak jarang, usahanya mentok dan ditolak mentah-mentah oleh calon klien. Menurut Karim. setiap kali menawarkan pro­posal. Perusahaan selalu mena­nyakan pengalaman. "Memang­nya Anda sudah pernah mena­ngani proyek apa saja?. tutur Karim menirukan pertanyaan ca­lon kliennya. Itu serine banget ditanyakan.

 

Sampai-sampai, Karim bingung mau jawab apa."Ya.. jelasenggak ada pengalarnan bikin proyek. Orang kami baru bikin." kata Ka­rim yang mengaku saat itu sering dikira mau minta sumbangan oleh satpam perusahaan gara-gara baju koko, peci, dan tas rangsel Yang dikenakannya.

Untungnya. Karim punya jiwa pantang menyerah. Dia tak bosan menawarkan jasa ke siapa saja, termarna perusahan besiu. Dalam hatinya yakin. kelak jasanya akan Iscrmanfaat tidak hanya untuk mcmperbesar profit pe­rusaltaan. tapi juga tmtuk dtuna di bidang ekonomi IsLam.

Akhirnya, proyek yang di­tunggutunggu datang juga. De­sember 2001, dia mendapat pm­yekditrisebuahinstitut senilai Rp 100 juta. "Sctelah itu. saya tetimaproyek lagi nilainya kurang Rp I 00 juta. sernuanya sukses dan klien kami puas," ungkap Karim pc­nuh rasa syukur. Itu diaugganya sebagai proyek pencdone yang bisa memberi "nafas" pada pera­sahaan •Jan raelunasi utang nimahnya. Tahuntahun selanjulnya. dia mulai menggaet perbankan. l'ernyata. dia ber­hasilmenarik simpati clari Bank Indonesia (Bl). Kala itu, lanjut Karim. BI memang scdang geneargencarnya sosialisasi tentang perbankan syiulah. Lalu dia didatdat membuat buku saku tcntang sistem perbankan sya­riah yang mudah dimengerti semuit kalangan.

"Saya buatkan buku kecil ju­dulnya Apa dan Bagaimana Syarialt. AIhw7uJulillah. BI puas dan sefanjutnya percaya patia saya. un,gkap Karim sambil ter­tawa. 4a1 yang menyenangkan adalah ketika menangani pro­yeknya Bank BN1. Dari bank BUMN itu. dia mendapatkan link untuk Ixrkeratang.

Maklum. bank tersebut punya hanyak a/umni yang tersebar hampir di scluruh bankhank swa.sta Indonesia.

Orang-orang eks BNI me­rekornendarakimsaya untuk mene­garap proyek bank syariah sampai Sekarang." terang pria yang hobi olahraga itu. Niuntm, Karim mc­ngaku tak eepat puas meskipun kcbanfinui ordertrainning dan proyek di Indone­sia. Teruta ma pa­da 2004 dan 2005.

lbaratnya, itu masa kejayaan Karim. Tapi. na­znanya bisnis pasti ada lesunya. Itu saya rasakan tahun lalu. raeskipun sa‑

itu juga saya mengkespansi bisnis ke Singa­pura.- tutur pria yang sudah menulis puluban buku tentang ckonomi Syrariah ita berbagi cerita. Untungnya. pada 2006 dia tertolong oleh proyek-proyek trainning. Se­mentara dana sirapanan pe­rusahaan sudah digunakan untuk membuka cabane di Singapura.

"Parlahal kantor Singapura itu tidak kami reneanalcan. Ma­kanya tarlak terlalu berhasil. Namun. tahun ini sudah mulai membaik." tutur Karim yang mttah mempersiapkandiri uatuk membuka kantor di London pada 2008 nami. Dia bakkan sudah menyiapkan tim khusus untuk mengurus perizinan dan scgala tetek bengeknya di London.

Dati sisi SDM, Karim Bu­siness Consulting sudah mem­beri bekal studi pa.acasarjana untuksesuai masina-masing skil karyawan.

"Itu kami lakukan berlanjut. Ada yang di Ul. IPB, dan lain­nya. Saya juga sudah mulai mendelegasikan tuga.s ke rekan­rekan saya supaya kalau diting­gal ke London, mercka bisa me­nangani.- tuturnya. (habis)


Tabloit BISNIS 27 April 2007

Inspirasi
Last Updated ( Wednesday, 11 April 2012 18:26 )  

Statistics

Members : 18459
Content : 140
Web Links : 6
Content View Hits : 361888

Who's Online

We have 47 guests online