YOU ARE HERE: Home Media Newspaper

newspaper

Situs resmi Adiwarman A. Karim

Ini Indonesia, Bung

REPUBLIKA| Senin, 14 April 2014

Jokowi telah jauh hari digadang-gadang untuk menjadi calon presiden.  Di beberapa pilkada, beliau ikut berperan serta, foto beliau banyak menghiasi poster-poster calon legislatif.  Kesederhanaan beliau, kedekatan beliau dengan rakyat kecil, sikap santun dan cerdas menjadi daya tarik tersendiri.  Bahkan ketika beliau resmi dideklarasikan menjadi calon presiden oleh partainya, para pengamat ekonomi mengatakan ada “jokowi effect” yang mengangkat indeks harga saham.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mengejutkan naik 152,476 poin (3,23%) ke level  4.878,643 pada penutupan perdagangan, yang dibarengi penguatan rupiah terhadap dolar AS menjadi Rp 11.305 per dolar AS atau naik 119 poin per Jumat  14 Maret.

Read more...

 

Stabilitas Rupiah

Oleh : Adiwarman A. Karim
Republika - 26/Agustus/2013

Gubernur Bank Sentral AS di akhir masa jabatannya mengguncang dunia dengan dua istilah yang paling banyak dibahas dalam ilmu keuangan saat ini, quantitative easing dan tapering.  Quantitative easing adalah upaya memulihkan perekonomian AS dengan mengguyur pasar dengan dolar AS, yang dilakukan dengan cara membeli obligasi negara, saat ini sebesar 85 milyar AS per bulannya.  Tapering adalah upaya menstabilkan perekonomian AS dengan mengurangi secara bertahap guyuran dolar AS tersebut.

Read more...

 

Hakuna Matata

Oleh : Adiwarman A. Karim
Republika - 23/September/2013

Hakuna Matata dalam bahasa Swahili berarti "jangan khawatir".  Dalam bahasa Inggris berarti “no problem”, orang Australia menyebutnya “no worries”, paman Sam menyebutnya “dont worry be happy”.  Orang Arab menyebutnya “la tahzan”.

Hasil rapat dua hari The Federal Open Market Committee melegakan pasar dunia karena rencana pengurangan pengguyuran pasar dengan dolar AS dari 85 milyar per bulan menjadi 60 milyar per bulan, akhirnya ditunda, paling tidak sampai akhir tahun ini.

Read more...

 

Sine Qua Non

Oleh : Adiwarman A. Karim
Republika - 21/Oktober/2013

Sine Qua Non berasal dari bahasa Latin  yang berarti suatu kondisi yang tak terelakkan adanya, dalam bahasa Inggris maknanya “without which (thing) nothing”.  Dalam kaidah fikih disebut ma la yatimmul wajib illa bihi fahuwa wajib, suatu yang harus ada untuk mengerjakan yang wajib, maka sesuatu itu wajib pula hukumnya.

Read more...

   

Statistics

Members : 33734
Content : 154
Web Links : 6
Content View Hits : 466358

Who's Online

We have 39 guests online